Jangan Berhenti Ketika Kamu Lelah, Tapi Berhentilah Ketika Kamu Sampai
UNTUKMU YANG SEDANG BERHIJRAH
“Jangan Berhenti Ketika Kamu Lelah, Tapi Berhentilah Ketika Kamu Sudah Sampai”
1. Definisi hijrah
Jika kita mengambil konteks saat zaman Rasulullah, hijrah merupakan perpindahan Nabi
Muhammad SAW bersama para sahabat dari Makkah ke Madinah. Hal tersebut bertujuan untuk
menegakkan risalah Allah SWT.
Namun untuk saat ini, hijrah diartikan bagi setiap orang yang ingin menjadi lebih baik dari
sebelumnya, dalam QS. Al-Baqarah ayat 218 Allah SWT berfirman yang artinya :
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berhijrah di jalan
Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang”. (QS. Al-Baqarah: 218)
2. Tips Berhijrah
- Meluruskan Niat (Innamal A’malu Binniyat, Wainnama Likullimri Imanawa)
- Memahami Makna Syahadat (kalimat syahadat akan meneguhkan seorang muslim untuk
kehidupan dunia dan akhirat jika benar-benar mengilmui dan mengamalkannya)
- Meningkatkan Kualitas Ibadah (senantiasa meluangkan waktu untuk meningkatkan kuantitas
dan kualitas ibadah)
- Senantiasa Berinteraksi dengan Al-Qur’an (QS An Nahl :102)
- Senantiasa Bersama dengan Orang-orang Sholeh (QS. At-Taubah: 119)
- Memohon Pertolongan Allah
- Memperbanyak Amal Sholeh (Karena itulah Rasulullah bersabda, “Amalan yang paling dicintai
oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang terus menerus walaupun itu sedikit”. HR. Muslim)
Hijrah itu bukan hanya sekadar berubahnya pakaian menjadi lebar2 (syar’i), atau baju yang serba
gelap. Tapi hijrah itu juga ketika kita lebih mendahulukan Allah dari pada makhluk. Lebih
mengutamakan shalat dari pada syura’ dan rapat organisasi.
Hijrah itu juga meliputi perubahan akhlak dan tutur kata yang semakin santun. Tak ada ada hujatan
dan celaan lagi dari lisan dan ketikan tangan. Hijrah itu juga tentang perubahan menerima nasihat.
Hijrah itu juga semakin seringnya engkau mencintai ilmu, orang yang berilmu dan majelis ilmu. Engkau
merindukan mereka, meski diri belum berilmu. Hijrah itu tentang berubahnya diri ke arah kebaikan
dan keridhaan Allah, mungkin memang hal di atas terlalu banyak, tapi tidak terlalu sulit untuk dilalui
dengan bantuan Allah. Hijrah itu bukan jalan yang mulus. Tapi bersama Allah segalanya akan terasa
mudah.
Luruskanlah niatmu selalu. Jangan gunakan niat yang rapuh. Kalau niat rapuh, akan mudah engkau
tumbang oleh perkataan mereka. Namun jika niatmu melangit karena Allah, tak kan terhempas diri
hanya karena celaan orang yang belum berilmu.
Milikilah teman yang menguatkanmu dan mau menasihatimu, agar jalan hijrah terasa lebih mudah.
Satu hal yang harus kita ingat, bahwa akhir yang indah itu bukan tentang kesempurnaan hijrah kita.
Tapi berkenaan kita mati di jalan yang lurus ini, istiqamah di jalan ini. Akhir yang indah itu husnul
khatimah di jalan ini.
Komentar
Posting Komentar